Cara mudah belajar pemrograman komputer

Rabu, 04 Mei 2016

Keuntungan menggunakan framework Codeigniter

Pada tulisan kali ini programmerGoBlog akan membahas mengenai keuntungan menggunakan framework khususnya framework Codeigniter.

Apasih framework itu? secara bahasa framework diartikan sebagai kerangka kerja, kalau pengertian bebas versi programmer goblog sih framework itu(dalam pemgrograman) adalah sekumpulan fungsi-fungsi siap pakai. Nah tujuan menggunakan framework adalah mempermudah kita dalam penulisan kode-kode program yang sering digunakan.
Kalau programming best practice sering menyebutkan kalau kita seharusnya "tulisa satu kode dan gunakan berulang-ulang" nah dengan konsep framework maka kita tinggal menggunakan berulang-ulang tanpa menuslinya  (fungsi-fungsi tersebut) terlebih dahulu.

Oke lantas seperti apa sih yang dimaksud dengan fungsi yang sering digunakan itu?

Misal contohnya kita akan membuat sebuah aplikasi PHP dengan Database MySQL maka tentu untuk memulai hubungan PHP dan MySQL baik untuk operasi Insert, update, delete, dll kita perlu membuka hubungan PHP dengan MySQL dengan format (misal)

<?php
$connection = mysql_connect("mysql_host","db_username","db_password");
$database = mysql_select_db("nama_database",$connection);

?>

nah setiap kita mau melakukan koneksi ke database kita selalu menggunakan kode (kurang lebih) seperti diatas.

Jika kita menggunakan framework maka fungsi ini kemungkinan sudah ada di framework, seperti di codeigniter kita tinggal load library database, dan setup mysql login detailnya di file
 application/config/database.php

oke lanjut, masih dengan database. Ketika kita akan melakukan operasi database misalnya mengambil data dari database.
Pada pure php tanpa framwork kita akan menggunakan script yang kurang lebih seperti ini

<?php
$query = "select * from berita";
$hasil = mysql_query($query);

?>

nah kalau di framework (dalam hal ini codeigniter) kita tinggal memanggil fungsi yang disediakan oleh si framework ini.
Untuk melakukan hal yang sama seperti diatas dengan menggunakan framwork cukup dengan

<?php
   $hasil = $this->db->get('berita');
?>



ini baru satu dari sekian fungsi fungsi siap pakai yang disediakan framework codeiniter.

-----------------------------------------------------------------------------------------------
kita bisa lebih menghemat waktu dan tenaga ketika menggunakan framework.
so kenapa masih tidak mau menggunakan framework?
karena framework itu ribet, gak ngerti dll dll.

tenang, framework codeiniter ini gak ribet kok. cukup download file codeigniter nya di https://github.com/bcit-ci/CodeIgniter/archive/3.0.6.zip

extract, lalu upload file hasil extract tadi ke hosting atau xampp lah kalau masih develop dengan web server local.

isi file zip yang di download tadi cuma tiga yang penting.
index.php     ->file
application   ->folder
system        ->folder

selain itu boleh di delete.

Tempatkan semua folder dan file tersebut di web hosting, atau dalam kasus penulis diletakkan di web server lokal (xampp) pada folder “mysite”. selanjutnya kita coba dengan mengakses ke halaman web tersebut (dalam kasus penulis http://127.0.0.1/mysite ) jika tampil halaman seperti gambar berikut maka codeigniter telah terinstal dengan benar.
Image
Selanjutnya kita akan mencoba menampilkan “Hello World” dengan CI. pertama yang harus kita buat adalah file controller.
<?php if ( ! defined(‘BASEPATH’)) exit(‘No direct script access allowed’);
class chello extends CI_Controller {
    public function index()
    {
        $this->load->view(‘vhello’);
    }
}
?>
Kemudian simpan didalam folder ../application/controllers dengan nama chello.php
selanjutnya buat file view.
<html>
    <head>
        <title> Hello World </title>
    </head>
    <body>
        <h1>Hello World</h1><hr>
        <p>selamat datang di web development dengan codeigniter<p>
    </body>
</html>
file view yang kita buat ini sejatinya adalah file html biasa yang membuat tampilan website di browser. simpan file ini di
folder ../application/views dengan nama vhello.php
kemudian kita coba menampilkan halaman yang kita buat tadi di browser. silahkan masukkan alamat website anda diikuti dengan index.php, nama controller dan nama function didalam controller tersebut yang akan kita kases. misal dalam kasus penulis alamat website nya adalah http://127.0.0.1/mysite dan nama controller nya adalah chello dan nama function nya adalah index maka yang harus diketikkan adalah http://127.0.0.1/mysite/index.php/chello/index
Ini merupakan cara default untuk mengakses controller dan function-function didalamnya, namun apabila kita ingin menjadikan controller ini sebagai default homepage sehingga kita tidak harus mengakses secara penuh dengan cara diatas misal hanya dengan menetikkan alamat situsnya, maka kita dapat melakukan konfigurasi di dalam file../application/config/routes.php
kemudian cari baris 
    $route[‘default_controller’] = “welcome”;
dan ganti menjadi 
    $route[‘default_controller’] = “chello”;
Dengan demikian setiap kali kita melakukan akses ke site_name (dalam kasus penulishttp://127.0.0.1/mysite) maka browser akan diteruskan ke controller chello secara default dan akan diarahkan ke function index apabila ada.

Rabu, 24 Februari 2016

cara membedakan powerbank asli dan abal abal



Akhir akhir ini banyak beredar power bank yang diclaim oleh penjualnya memiliki kapasitas luar biasa yang terlihat sangat sangat 'too good to be true' mustahil.
Lantas bagaimana sih cara membedakan powerbank asli --atau kapasitas real-- dari power bank tersebut.
Nah dalam tulisan kali ini programmerGoBlog bakalan mengulas karakteristik power bank dan kapaistas maksimum yang mungkin dari sebuah powerbank. Serta dalam tulisan ini juga akan dibahas tentang kualitas dari sebuah powerbank, dan kita akan coba membuktikan bahwa kata sakti ada harga ada rupa.

Powerbank pada umumnya menggunakan baterai tipe 18650, baterai ini adalah yang bisa terdapat pada baterai laptop.
Lalu berapa kapasistas dari satu sel baterai ini? hingga saat ini kapasistas paling besar dari baterai tipe 18650 adalah 3400mAh, dah harga untuk satu sel original (baik buatan sanyo, lg, samsung, panasonic, dll) adalah dikisaran 10$ USD.
3400mAh, Kok kecil kecil banget yak? jadi powerbank semisal merk xiaomi yang mengclaim mencapai 10000mAh bohong dong? belum tentu.
Kapasitas dari baterai laptop dapat di tingkatkan dengan menyambungkan beberapa baterai menjadi baterai pack.
jadi untuk membuat powerbank dengan kapasitas 10000mAh kita dapat menyambungkan 4 dengan kapasitas --katakanlah-- 2500mAh sel baterai 18650 secara paralel. Dengan mennyambungkan baterai secara paralel maka kita akan memperoleh mAh yang berlipat sesuai dengan banyaknya baterai dengan tegangan atau voltase yang tetap sama seperti tertera pada satu sel baterai 18650.

Wah kalau begitu mungkin saja dong powerbank yang mengklaim memiliki kapasitas 185000mAh itu.
Mungkin, mungkin saja. tetapi kalau kita membuat powerbank dengan kapasitas 10000mAh saja membutuhkan 4 baterai, maka 168000mAh bisa membutuhkan kurang lebih 67 sel baterai.. Mau sebesar apa bentuk dari si powerbank ini??

Kapasistas bohong atau abal abal juga bisa kita lihat dari harga. Kita tahu bahwa harga baterai 18650 adalah 10$, katakanlah kalau dalam skala pabrik mereka bisa membeli baterai ini dengan harga 6$ saja. maka untuk membuat powerbank dengan 67 jumlah sel baterai maka biaya untuk baterainya saja bisa mencapai 402$ USD. belum komponen elektronika didalamnya dan body powerbank dll nya, maka apakah mungkin harga jualnya hanya Rp. 120.000   ???

Ada harga ada kualitas, jangan tertipu dengan promo penjual yang mengclaim powerbank dengan kapasitas super wah dan mustahil.
Sedikit tips tambahan tentang bagaimana cara mengukur kapasitas real suatu powerbank dengan menggunakan handphone kita.

kita tahu bahwa kapasistas dari baterai handphone kita (tertera di baterai) dan kita tahu berapa Ampere keluaran dari sebuah powerbank.
Misal powerbank dengan keluaran (output) 1A atau 1000mA akan kita gunakan untuk nencharge baterai dengan kapasitas 3000mAh.
maka untuk mencharge 3000mAh pada arus 1000mA adalah 3h atau 3 jam.
jadi kalau baru 30 menit saja powerbank sudah habis maka kapasitas real dari powerbank tersebut hanya setengah dari 3000.
Jika powerbank mati sekitar satu jam maka kapasitasnya 3000ma kalau masih hidup dan baterai handpone sudah full maka gunakan lagi powerbank tersebut dan gunakan metode diatas untuk menghitung sampai powerbank benar benar mati, dan tambahkan hasil pengukuranya.

Demikian tulisan ini, semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi kita.

Disclaimer : Penulis tidak memiliki latar belakang electrical engeneering dan hanya berbekal ilmu fisika dasar tentang listrik. Apabila ada kesalahan dalam penulisan satuan unit atau terbalik dalam hal penempatan mAh mA A h dll, maka koreksi dari pembaca sangat diapresiasi.

Selasa, 15 Desember 2015

Mengisi salah satu field di form secara otomatis


Kembali lagi di coretan-coretan kecil dari programmer goBlog. Tulisan kita kali ini akan membahas tentang bagaimana mengisi sebuah field tertentu pada form berdasarkan inputan pada fiel lain.
Tulisan ini dilatar belakangi pertanyaan salah seorang teman yang bertanya "Misalkan ada form data mahasiswa dengan field NPM dan nama, apakah bisa field nama terisi otomatis ketika kita mengisikan NPM pada field npm?"
Jawabanya tentu saja bisa.
Pada studi kasus yang akan kita bahas ini, kita akan menerapkanya pada form di sebuah website.
Kali ini kita akan memanfaatkan salah satu framework javascript yang cukup merakyat yaitu jQuery dan kemampuan ajax yang dimilikinya.
Kita buat dulu sebuah database dengan nama datamahasiswa, kemudian buat satu tabel dengan nama mahasiswa dengan dua field npm sebagai primary key dan nama.

--------------------------------------------------------

CREATE DATABASE datamahasiswa;
use datamahasiswa;
create table mahasiswa(
    npm int not null PRIMARY KEY,
    nama varchar(30) not null
    );
    
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753001,'Nama Mahasiswa1');
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753002,'Nama Mahasiswa2');
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753003,'Nama Mahasiswa3');
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753004,'Nama Mahasiswa4');

--------------------------------------------------------

Selanjutnya kita buat file form.html dan ajaxrespon.php
form.html ini kita gunakan untuk menampilkan form kita.sedangkan ajaxrespon.php akan kita gunakan untuk menangani ajaxrequest dari jQuery kita pada form yang kita buat.



isi dari form.html

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
 <title>BELAJAR AJAX</title>
 <script type="text/javascript" src="https://code.jquery.com/jquery-2.1.4.min.js"></script>   <!-- INCLUDE jQuery -->
</head>
<body>
<form action="#" method="post">
 <input type="text" name="npm" id="npm" placeholder="NPM">
 <input type="text" name="nama" id="nama" placeholder="Nama">
 <input type="submit" value="simpan">
</form>

<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){

 $('#npm').change(function(){    // KETIKA ISI DARI FIEL 'NPM' BERUBAH MAKA ......
  var npmfromfield = $('#npm').val();  // AMBIL isi dari fiel NPM masukkan variabel 'npmfromfield'
  $.ajax({        // Memulai ajax
    method: "POST",      
    url: "ajaxrespon.php",    // file PHP yang akan merespon ajax
    data: { npm: npmfromfield}   // data POST yang akan dikirim
  })
    .done(function( hasilajax ) {   // KETIKA PROSES Ajax Request Selesai
        $('#nama').val(hasilajax);  // Isikan hasil dari ajak ke field 'nama' 
    });
 })
});
</script>
</body>
</html>


isi script ajaxrespon.php

<?php
$koneksi = mysql_connect("localhost","root","");    // BUKA KONEKSI DENGAN DATABASE MYSQL
             // host : localhost - user : root - password : kosong

$db = mysql_select_db('datamahasiswa');    // TENTUKAN NAMA DATABASE

$npm = $_POST['npm'];        // Menerima NPM dari JQuery Ajax dari form

$s = mysql_query("select * from mahasiswa where npm='$npm'"); // Ambil nama mahasiswa berdasarkan npm yang dikirim dari jquery ajax
while ($data = mysql_fetch_array($s)) {       
 echo $data[1];            // Print nama hasil perolehan dari query database
}
?>

Demikian coretan kecil dari programmer goBlog kali ini apabila ada pertanyaan jangan ragu untuk meninggalkan jejak di kolom komentar.
Semoga bermanfaat.

Rabu, 09 Desember 2015

Menambahkan rute di peta google map api untuk GIS



Beberapa hari yang lalu ada salah seorang dari pembaca blog ini mengirimkan email kepada saya menanyakan tentang bagaimana menambahkan atau membuat rute dari gedung A ke gedung B. Atau dari koordinat A ke koordinat B.

Bukanya pelit untuk membalas email, tetapi saya rasa jauh lebih baik jika saya bagikan di blog saja, supaya apabila ada yang membutuhkan tinggal comot di blog ini.

Baiklah langsung saja kita buat rute di web gis google map kita.
Dalam praktik untuk tulisan kali ini saya menggunakan sourcecode dari tulisan sebelumnya di sini dengan sedikit modifikasi tentunya.

Berikut contoh script untuk menampilkan rute pada peta gis google map kita.



  1
  2
  3
  4
  5
  6
  7
  8
  9
 10
 11
 12
 13
 14
 15
 16
 17
 18
 19
 20
 21
 22
 23
 24
 25
 26
 27
 28
 29
 30
 31
 32
 33
 34
 35
 36
 37
 38
 39
 40
 41
 42
 43
 44
 45
 46
 47
 48
 49
 50
 51
 52
 53
 54
 55
 56
 57
 58
 59
 60
 61
 62
 63
 64
 65
 66
 67
 68
 69
 70
 71
 72
 73
 74
 75
 76
 77
 78
 79
 80
 81
 82
 83
 84
 85
 86
 87
 88
 89
 90
 91
 92
 93
 94
 95
 96
 97
 98
 99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
 <title>ROUTE MAP</title>
 <style type="text/css">
  html, body {
        height: 100%;
        margin: 0;
        padding: 0;
       }
       #map_canvas {
         height: 100%;
       }
 </style>
</head>
<body>
 <div id="map_canvas">  

 </div>



</body>
<script type="text/javascript" src="http://maps.google.com/maps/api/js"></script>  
<script type="text/javascript">
 //DUA VARIABLE BERIKUT DIPERLUKAN UNTUK RUTE
 var directionsDisplay;
 var directionsService = new google.maps.DirectionsService();


 (function() {  // fungsi untuk dijalankan ketika halaman web dubuka  
   var infowindow = null;  
      
   initialize(); // mengeksekusi fungsi initialize()  
     
  })();  
    
    function initialize() {  

     //BARIS DIBAWAH INI JUGA DIPERLUKAN UNTUK RUTE
     directionsDisplay = new google.maps.DirectionsRenderer();

        // Baris berikut digunakan untuk mengisi marker atau tanda titik di peta  
        var sites = [  
    
         ['Polinela', -5.358725,105.233413 ,1, '<h4>Politeknik Negeri Lampung</h4><p>Keterangan didalam marker</p>'], // pertama merupakan judul market, kedua adalah titik koordinan latitude, ketiga longitude, dan keempat merupakan z index (titik mana yang ditampilkan lebih dulu) untuk menentukan titik mana diatas titik mana, ketiga merupakan isi keterangan marker nya.  
         ['Unila', -5.364505,105.243442 ,2, '<h4>Universitas Lampung</h4><p>Keterangan didalam marker</p>'],  
         ['DJ',-5.3745833,105.2425024,3,'<h4>IBI DARMAJAYA</h4><p>Keterangan untuk marker</p>']
   
        ];  
        var centerMap = new google.maps.LatLng(-5.364505,105.243442); // mengatur pusat peta  
          
        var myOptions = {  
          zoom: 15, // level zoom peta  
          center: centerMap, // setting pusat peta ke centerMap  
          mapTypeId: google.maps.MapTypeId.ROADMAP //menentukan tipe peta  
        }  
    
        var map = new google.maps.Map(document.getElementById("map_canvas"), myOptions); //menempatkan peta pada div dengan ID map_canvas di html  

        //BARIS DIBAWAH INI UNTUK MELETAKKAN RUTE PADA MAP "map_canvas" ^
      directionsDisplay.setMap(map);

        setMarkers(map, sites); // memanggil fungsi setMarker untuk menandai titik di peta.  
          
        infowindow = new google.maps.InfoWindow({  
            content: "loading..."  
          });  
    
        var bikeLayer = new google.maps.BicyclingLayer();  
        bikeLayer.setMap(map); //memnunculkan peta  

        //BARIS DIBAWAH INI UNTUK MEMANGGIL FUNGSI calcRoute()
        calcRoute();   
      }  
    
        

        //FUNGSI CALCROUTE UNTUK MENGGAMBAR RUTE DARI TITIK A KE TITIK B / START ke END
        function calcRoute() {
    var start = '-5.358725,105.233413';
    var end = '-5.3745833,105.2425024';
    var request = {
      origin:start,
      destination:end,
      travelMode: google.maps.TravelMode.DRIVING
    };
    directionsService.route(request, function(result, status) {
      if (status == google.maps.DirectionsStatus.OK) {
        directionsDisplay.setDirections(result);
      }
    });
  }
    
    
     
        function setMarkers(map, markers) {  
         //berikut merupakan perulangan untuk membaca masing masing titik yang telah kita definisikan di sites[];  
        for (var i = 0; i < markers.length; i++) {  
          var sites = markers[i];  
          var siteLatLng = new google.maps.LatLng(sites[1], sites[2]);  
          var marker = new google.maps.Marker({  
            position: siteLatLng,  
            map: map,  
            title: sites[0],  
            zIndex: sites[3],  
            html: sites[4]  
    
          });  
    
          var contentString = "Some content";  
          // berikut merupakan fungsi untuk mengatur agar keterangan marker muncuk ketika mouse diarahkan ke marker (mouse over)  
          google.maps.event.addListener(marker, "mouseover", function () {  
              
            infowindow.setContent(this.html);  
            infowindow.open(map, this);  
          });  
        }  
      }  
    

</script>

</html>

Disetiap Baris yang saya tambahkan untuk memunculkan rute di peta telah saya tambahkan komentar. sehingga sobat bisa membedakan perubahan/modifikasi yang saya buat dari script pada tutorial sebelumnya sehingga bisa menampilkan rute atau track dari satu titik ke titik lain.
sekian, semoga bermanfaat.

Kamis, 19 November 2015

Membuat website dengan java

Sobat programmer goblog.
Kali ini berdasarkan beberapa pertanyaan seputar website menggunakan teknologi java maka pada tulisan ini penulis menyempatkan untuk memberikan pengantar pemrograman javaEE untuk membuat web atau web application berbasis java.

Seperti yang kita ketahui bahwa java terdiri dari j2se (Java 2 standard edition) java untuk pemrograman desktop; j2me (java 2 micro edition) atau java untuk perangkat mobile dan embedded device; dan j2ee (java 2  Enterprise Edition)
Kalau belajar java core pasti semua sudah mendapatkan materi di kampus atau sekolah masing masing, dan kalau membuat web dengan php pasti sudah umum dijumpai. Maka kali ini kita akan sedikit berkenalan dengan javaEE dan membuat website menggunakan teknologi ini.

Hal hal yang pertama dibutuhkan untuk belajar membuat website dinamis menggunakan java adalah JDK tentunya, kemudian dibutuhkan juga IDE dan web server untuk java. untuk JDK sobat bisa download secara gratis di website oracle java disini 
Kemudian untuk IDE bisa menggunakan eclipse for javaEE disini 
dan untuk server kita bisa menggunakan apache tomcat 7, bisa di download atau menggunakan yang telah terintegrasi dengan eclipse, pada tutorial kita ini akan menggunakan tomcat bawaan eclipse.

Sebelum lanjut ke tutorialnya penulis akan sedikit menyinggung soal metode yang akan kita gunakan. Pada tutorial ini penulis menggunakan metode MVC atau model view control karena memang penulis lebih nyaman dengan metode ini. Untuk penjelasan singkat tentang MVC ini sobat bisa membacanya disini 

Baiklah kita lanjut ke tutorial.
Pertama kita download dan install Java Development Kit (JDK)
Kemudian download dan extract eclipse for javaEE dan jalankan eclipse.

Pada jendela eclipse yang telah terbuka.
Pilih menu File -> New -> dynamic web project
input nama projectnya, kemudian click finish.





Selanjutnya pada kolom project explorer didalam java resource, klik kanan pada folder src dan pilih new package, kemudian pada jendela yang keluar ketikkan nama package dan click fisnish.



Selanjutnya pada package yang kita buat tadi kita buat satu class java untuk controller kita.
klik kanan pada package tersebut kemudian pilih new->class
Pada jendela yang muncul ketik nama classnya kemudian hilangkan centang pada bagian which method.....



kemudian click finish.
Kita biarkan dulu file tersebut.
Masih pada package yang sama kita buat satu file servlet yang akan menjadi controller kita.
Klik kanan pada package tersebut, pilih new->servlet Beri nama kemudian klik finish.




Selanjutnya kita akan membuat view yang akan menampilkan website kita, klik kanan pada folder WebContent pilih new -> Jsp File




Setelah ketiga file tersebut terbuat kita akan mulai coding..



Oke, untuk tutorial ini kita akan mencoba untuk menampilkan nama dan alamat orang.
Kita mulai dari class Model1 yang kita buat tadi.
Kita buat variable private untuk nama dan alamat.
Kemudian kita buat juga method untuk setter dan getter kedua variable tersebut.



Selanjutnya pada file controller kita, kita akan membuat script untuk menangani aksi pada website yang akan kita buat.
Pada file tersebut telah ada dua method doGet dan doPost.
Kita dapat menggunakan yang mana saja, namun pada tutorial ini kita akan menggunakan doPost, sebab kita akan membuat form input dengan metode post.


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
package com.programmergoblog.belajarjavaweb;

public class Model1 {
 private String nama="";
 private String alamat="";
 
 
 public String getNama() {
  return nama;
 }
 public void setNama(String nama) {
  this.nama = nama;
 }
 public String getAlamat() {
  return alamat;
 }
 public void setAlamat(String alamat) {
  this.alamat = alamat;
 }
 
 
 
}


hapus coding yang sudah ada pada method tersebut dan kita buat method kita sendiri.
pertama kita akan melakukan instansiasi dari class Model1 kedalam object orang.
kemudian kita ambil post dari form jsp (akan kita buat nanti) dan memasukkannya kedalam variable nama dan alamat yang kita buat melalui instansiasi object orang tadi menggunakan method setter.


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
package com.programmergoblog.belajarjavaweb;

import java.io.IOException;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.annotation.WebServlet;
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;

/**
 * Servlet implementation class Controller1
 */
@WebServlet("/Controller1")
public class Controller1 extends HttpServlet {
 private static final long serialVersionUID = 1L;
       
    /**
     * @see HttpServlet#HttpServlet()
     */
    public Controller1() {
        super();
        // TODO Auto-generated constructor stub
    }

 /**
  * @see HttpServlet#doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
  */
 protected void doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response) throws ServletException, IOException {
  Model1 orang = new Model1();
  request.setAttribute("orang", orang);
  getServletContext().getRequestDispatcher("/view1.jsp").forward(request,response);
 }

 /**
  * @see HttpServlet#doPost(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
  */
 protected void doPost(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response) throws ServletException, IOException {
  Model1 orang = new Model1();
  
  String namaDariForm = request.getParameter("nama");
  String alamatDariForm = request.getParameter("alamat");
  
  orang.setNama(namaDariForm);
  orang.setAlamat(alamatDariForm);
  
  request.setAttribute("orang", orang);
  getServletContext().getRequestDispatcher("/view1.jsp").forward(request,response);
  
 }

}


selanjutnya kita forward data tersebut kembali ke file jsp untuk ditampilkan di browser.

pada file view1.jsp kita akan menangani data yang kita peroreh dari controller dan menampilkanya pada halaman browser.
tambahkan baris ini sebulum tag <html>

<jsp:useBean id="orang" scope="request" class="com.programmergoblog.belajarjavaweb.Model1"></jsp:useBean>

selanjutnya pada bagian body html kita akan menampilkan nama dan alamat tadi.

Nama : <jsp:getProperty property="nama" name="orang"/>
<br>
Alamat : <jsp:getProperty property="alamat" name="orang"/>


<form action="Controller1" method="post">
<input type="text" name="nama">
<br>
<input type="text" name="alamat">
<br>
<input type="submit" value="daftar">
</form>



 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
<%@ page language="java" contentType="text/html; charset=ISO-8859-1"
    pageEncoding="ISO-8859-1"%>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">

<jsp:useBean id="orang" scope="request" class="com.programmergoblog.belajarjavaweb.Model1"></jsp:useBean>

<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=ISO-8859-1">
<title>Insert title here</title>
</head>
<body>
Nama : <jsp:getProperty property="nama" name="orang"/>
<br>
Alamat : <jsp:getProperty property="alamat" name="orang"/>


<form action="Controller1" method="post">
 <input type="text" name="nama">
 <br>
 <input type="text" name="alamat">
 <br>
 <input type="submit" value="daftar">
</form>


</body>
</html>



Sekarang kita kembali pada file controller1 dan menambahkan srcipt didalam doGet.
Skrip ini diperlukan untuk menangani aksi ketika web dikunjungi pertama kali, karena method post yang kita buat sebelumnya tadi tidak terakses pada saat pertama controller kita diakses dari brower.

tambahkan scrip ini didalam method tersebut,


1
2
3
Model1 orang = new Model1();
  request.setAttribute("orang", orang);
  getServletContext().getRequestDispatcher("/view1.jsp").forward(request,response);




kemudian kita bisa menjalankan program dengan klik menu run pilih run, pada jendela yang muncul klik finish.






Sikahkan isi form dan klik daftar untuk melihat hasil program kita tadi.


Sekian tulisan dari programmerGoBlog kali ini, semoga dapat sedikit menjadi pengantar untuk anda yang ingin belajar pemrograman web menggunakan java.
Apabila ada perbedaan pendapat, kritik, serta saran yang membangun ataupun sekedar ingin bertanya dan request tutorial terkait pemrograman, jangan ragu untuk meninggalkan jejak di kolom komentar.
Terimakasih telah berkunjung.



Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Pages

Kunjungan

Diberdayakan oleh Blogger.