Cara mudah belajar pemrograman komputer

Tampilkan postingan dengan label programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label programming. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Mei 2018

Cara membuat aplikasi android tanpa coding dalam 5 menit.

Halo sobat programmer.
Kembali jumpa dengan programmer goblog. Kali ini programmer goblog gak akan share tentang coding dan yang berhubungan dengan pemrograman jalur jlimet, tapi kali ini programmer goblog bakal share sedikit pengetahuan tentang gimana sih cara buat aplikasi android dengan gampang tanpa harus bisa pemrograman, as a matter of fact asal kamu bisa click sana click sini, dalam lima menit kamu udah bisa buat aplikasi android yang siap di upload ke google play store. Dan sekalian cara integrasi admob sehingga kamu bisa menghasilkan uang dari google adsense atau dalam hal ini google admob.

Okay, so gimana sih cara buat aplikasi android yang gampang itu?
Kali ini kita akan memanfaatkan layanan gratis dari sebuah website yang menyediakan layanan pembuatan aplikasi android untuk news agregator yaitu appyet.



Oke, langsung aja klik link diatas dan daftar kalau belum punya akun.
Oke kalau sudah silahkan login.

Dibagian kanan atas silahkan klik create app.


Selanjutnya isi data aplikasi yang akan dibuat, seperti nama aplikasi dan package namenya.


Selanjutya klik Create App.

Nah pada halaman berikutnya yaitu pada tab General, kamu bisa upload icon untuk aplikasi kamu.
Disarankan untuk menggunakan gambar dengan format jpg/png dengan resolusi 512x512px.



Jika sudah silahkan klik save changes.

Selanjutnya klik pada tab module untuk menambahkan modul sumber artikel yang akan ditampilkan pada aplikasi kita.
Nah, untuk konten nya, kita memerlukan RSS url dari web yang akan kita ambil content nya.
Dalam contoh ini kita akan coba membajak website dari ResepKoki.id

Nah untuk mengambil RSS url nya, kita perlu mengunjungi website tersebut. Kemudian klik kanan pada halaman website tersebut dan pilih view page source.


Selanjutnya pada halaman source code, carilah link yang bertuliskan rss atau feed

Pada contoh website ini kita mendapatkan URL RSS-nya yaitu https://resepkoki.id/feed/
Silahkan copy url tersebut.

Kemudian kembali pada website appyet.
Pada tab modules tadi, silahkan scroll kebawah hingga pada bagian new module.
Dan klik new Feed (Rss/Atom).

Pada halaman berikutnya yaitu create module, silahkan input nama modulnya.


Kemudian klik save.
Maka kita akan dibawa ke halaman berikutnya untuk menempatkan URL Rss yang kita copy tadi.
Silahkan paste url rss pada kolom paling atas.


Kemudian klik save.
Nah sudah jadi satu module. Klik pade back to modul pada bagian kanan atas.

Kamu bisa menambahkan beberapa website lain jika kamu suka, atau cukup dengan satu website saja tidak masalah.

Jika sudah selesai menambahkan modul modul yang diinginkan, silahkan selanjutnya kita beralih ke menu selanjutnya, disini kita akan loncat ke menu Monetize untuk menempatkan kode iklan admob.

Selanjutnya pada tab monetize, pilih Admob pada bagian ad type.
dan masukkan kode Admob Banner dan Admob Interstitial pada kolom yang telah disediakan.

Selanjutnya silahkan klik Save Changes.


Nah sampai di tahap ini plikasi sudah selesai dibuat.
Untuk mendownload file APK nya silahkan klik pada tab "Build"

Pada halaman build, silahkan klik submit to build.





Tunggu beberapa saat dan refresh halaman tersebut.
Jika proses build telah selesai, maka akan muncul link download file apk Aplikasi kita, silahkan download file apk tersebut.


Nah, jika sudah ter download, maka kamu langsung bisa install aplikasi tersebut ke Hp android sobat programmer. Untuk ambil screenschot atau cuma sekedar mencoba aplikasinya.

file apk yang di download tadi bisa langsung kita upload ke google play store melalui google play developer console sobat programmer semua.

Gimana, gampang kan cara buat aplikasi android nya, tapa ngoding, cuma 5 menit sudah bisa buat aplikasi android sendiri.

Meski di tulisan ini programmer goblog mengambil kontent dari website orang lain, bukan berarti programmer goblog menyarankan untuk mengikuti hal tersebut, ini hanya sebagai contoh, untuk di dunia nyata sobat bisa memakai website sendiri, atau bisa ambil RSS URL blog punya programmer goblog ini, kalau ini URL nya di ambil gak masalah.. :D

So, sampai disini tulisan programmer goblog kali ini tentang aplikasi android, selanjutnya silahkan sobat kreasikan sendiri.

"Lebih baik hidup terasingkan daripada menyerah pada kemunafikan.."
Stay calm and keep coding.

Selasa, 15 Desember 2015

Mengisi salah satu field di form secara otomatis


Kembali lagi di coretan-coretan kecil dari programmer goBlog. Tulisan kita kali ini akan membahas tentang bagaimana mengisi sebuah field tertentu pada form berdasarkan inputan pada fiel lain.
Tulisan ini dilatar belakangi pertanyaan salah seorang teman yang bertanya "Misalkan ada form data mahasiswa dengan field NPM dan nama, apakah bisa field nama terisi otomatis ketika kita mengisikan NPM pada field npm?"
Jawabanya tentu saja bisa.
Pada studi kasus yang akan kita bahas ini, kita akan menerapkanya pada form di sebuah website.
Kali ini kita akan memanfaatkan salah satu framework javascript yang cukup merakyat yaitu jQuery dan kemampuan ajax yang dimilikinya.
Kita buat dulu sebuah database dengan nama datamahasiswa, kemudian buat satu tabel dengan nama mahasiswa dengan dua field npm sebagai primary key dan nama.

--------------------------------------------------------

CREATE DATABASE datamahasiswa;
use datamahasiswa;
create table mahasiswa(
    npm int not null PRIMARY KEY,
    nama varchar(30) not null
    );
    
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753001,'Nama Mahasiswa1');
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753002,'Nama Mahasiswa2');
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753003,'Nama Mahasiswa3');
insert into mahasiswa(
    npm, nama) VALUES (10753004,'Nama Mahasiswa4');

--------------------------------------------------------

Selanjutnya kita buat file form.html dan ajaxrespon.php
form.html ini kita gunakan untuk menampilkan form kita.sedangkan ajaxrespon.php akan kita gunakan untuk menangani ajaxrequest dari jQuery kita pada form yang kita buat.



isi dari form.html

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
 <title>BELAJAR AJAX</title>
 <script type="text/javascript" src="https://code.jquery.com/jquery-2.1.4.min.js"></script>   <!-- INCLUDE jQuery -->
</head>
<body>
<form action="#" method="post">
 <input type="text" name="npm" id="npm" placeholder="NPM">
 <input type="text" name="nama" id="nama" placeholder="Nama">
 <input type="submit" value="simpan">
</form>

<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){

 $('#npm').change(function(){    // KETIKA ISI DARI FIEL 'NPM' BERUBAH MAKA ......
  var npmfromfield = $('#npm').val();  // AMBIL isi dari fiel NPM masukkan variabel 'npmfromfield'
  $.ajax({        // Memulai ajax
    method: "POST",      
    url: "ajaxrespon.php",    // file PHP yang akan merespon ajax
    data: { npm: npmfromfield}   // data POST yang akan dikirim
  })
    .done(function( hasilajax ) {   // KETIKA PROSES Ajax Request Selesai
        $('#nama').val(hasilajax);  // Isikan hasil dari ajak ke field 'nama' 
    });
 })
});
</script>
</body>
</html>


isi script ajaxrespon.php

<?php
$koneksi = mysql_connect("localhost","root","");    // BUKA KONEKSI DENGAN DATABASE MYSQL
             // host : localhost - user : root - password : kosong

$db = mysql_select_db('datamahasiswa');    // TENTUKAN NAMA DATABASE

$npm = $_POST['npm'];        // Menerima NPM dari JQuery Ajax dari form

$s = mysql_query("select * from mahasiswa where npm='$npm'"); // Ambil nama mahasiswa berdasarkan npm yang dikirim dari jquery ajax
while ($data = mysql_fetch_array($s)) {       
 echo $data[1];            // Print nama hasil perolehan dari query database
}
?>

Demikian coretan kecil dari programmer goBlog kali ini apabila ada pertanyaan jangan ragu untuk meninggalkan jejak di kolom komentar.
Semoga bermanfaat.

Kamis, 19 November 2015

Membuat website dengan java

Sobat programmer goblog.
Kali ini berdasarkan beberapa pertanyaan seputar website menggunakan teknologi java maka pada tulisan ini penulis menyempatkan untuk memberikan pengantar pemrograman javaEE untuk membuat web atau web application berbasis java.

Seperti yang kita ketahui bahwa java terdiri dari j2se (Java 2 standard edition) java untuk pemrograman desktop; j2me (java 2 micro edition) atau java untuk perangkat mobile dan embedded device; dan j2ee (java 2  Enterprise Edition)
Kalau belajar java core pasti semua sudah mendapatkan materi di kampus atau sekolah masing masing, dan kalau membuat web dengan php pasti sudah umum dijumpai. Maka kali ini kita akan sedikit berkenalan dengan javaEE dan membuat website menggunakan teknologi ini.

Hal hal yang pertama dibutuhkan untuk belajar membuat website dinamis menggunakan java adalah JDK tentunya, kemudian dibutuhkan juga IDE dan web server untuk java. untuk JDK sobat bisa download secara gratis di website oracle java disini 
Kemudian untuk IDE bisa menggunakan eclipse for javaEE disini 
dan untuk server kita bisa menggunakan apache tomcat 7, bisa di download atau menggunakan yang telah terintegrasi dengan eclipse, pada tutorial kita ini akan menggunakan tomcat bawaan eclipse.

Sebelum lanjut ke tutorialnya penulis akan sedikit menyinggung soal metode yang akan kita gunakan. Pada tutorial ini penulis menggunakan metode MVC atau model view control karena memang penulis lebih nyaman dengan metode ini. Untuk penjelasan singkat tentang MVC ini sobat bisa membacanya disini 

Baiklah kita lanjut ke tutorial.
Pertama kita download dan install Java Development Kit (JDK)
Kemudian download dan extract eclipse for javaEE dan jalankan eclipse.

Pada jendela eclipse yang telah terbuka.
Pilih menu File -> New -> dynamic web project
input nama projectnya, kemudian click finish.





Selanjutnya pada kolom project explorer didalam java resource, klik kanan pada folder src dan pilih new package, kemudian pada jendela yang keluar ketikkan nama package dan click fisnish.



Selanjutnya pada package yang kita buat tadi kita buat satu class java untuk controller kita.
klik kanan pada package tersebut kemudian pilih new->class
Pada jendela yang muncul ketik nama classnya kemudian hilangkan centang pada bagian which method.....



kemudian click finish.
Kita biarkan dulu file tersebut.
Masih pada package yang sama kita buat satu file servlet yang akan menjadi controller kita.
Klik kanan pada package tersebut, pilih new->servlet Beri nama kemudian klik finish.




Selanjutnya kita akan membuat view yang akan menampilkan website kita, klik kanan pada folder WebContent pilih new -> Jsp File




Setelah ketiga file tersebut terbuat kita akan mulai coding..



Oke, untuk tutorial ini kita akan mencoba untuk menampilkan nama dan alamat orang.
Kita mulai dari class Model1 yang kita buat tadi.
Kita buat variable private untuk nama dan alamat.
Kemudian kita buat juga method untuk setter dan getter kedua variable tersebut.



Selanjutnya pada file controller kita, kita akan membuat script untuk menangani aksi pada website yang akan kita buat.
Pada file tersebut telah ada dua method doGet dan doPost.
Kita dapat menggunakan yang mana saja, namun pada tutorial ini kita akan menggunakan doPost, sebab kita akan membuat form input dengan metode post.


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
package com.programmergoblog.belajarjavaweb;

public class Model1 {
 private String nama="";
 private String alamat="";
 
 
 public String getNama() {
  return nama;
 }
 public void setNama(String nama) {
  this.nama = nama;
 }
 public String getAlamat() {
  return alamat;
 }
 public void setAlamat(String alamat) {
  this.alamat = alamat;
 }
 
 
 
}


hapus coding yang sudah ada pada method tersebut dan kita buat method kita sendiri.
pertama kita akan melakukan instansiasi dari class Model1 kedalam object orang.
kemudian kita ambil post dari form jsp (akan kita buat nanti) dan memasukkannya kedalam variable nama dan alamat yang kita buat melalui instansiasi object orang tadi menggunakan method setter.


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
package com.programmergoblog.belajarjavaweb;

import java.io.IOException;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.annotation.WebServlet;
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;

/**
 * Servlet implementation class Controller1
 */
@WebServlet("/Controller1")
public class Controller1 extends HttpServlet {
 private static final long serialVersionUID = 1L;
       
    /**
     * @see HttpServlet#HttpServlet()
     */
    public Controller1() {
        super();
        // TODO Auto-generated constructor stub
    }

 /**
  * @see HttpServlet#doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
  */
 protected void doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response) throws ServletException, IOException {
  Model1 orang = new Model1();
  request.setAttribute("orang", orang);
  getServletContext().getRequestDispatcher("/view1.jsp").forward(request,response);
 }

 /**
  * @see HttpServlet#doPost(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
  */
 protected void doPost(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response) throws ServletException, IOException {
  Model1 orang = new Model1();
  
  String namaDariForm = request.getParameter("nama");
  String alamatDariForm = request.getParameter("alamat");
  
  orang.setNama(namaDariForm);
  orang.setAlamat(alamatDariForm);
  
  request.setAttribute("orang", orang);
  getServletContext().getRequestDispatcher("/view1.jsp").forward(request,response);
  
 }

}


selanjutnya kita forward data tersebut kembali ke file jsp untuk ditampilkan di browser.

pada file view1.jsp kita akan menangani data yang kita peroreh dari controller dan menampilkanya pada halaman browser.
tambahkan baris ini sebulum tag <html>

<jsp:useBean id="orang" scope="request" class="com.programmergoblog.belajarjavaweb.Model1"></jsp:useBean>

selanjutnya pada bagian body html kita akan menampilkan nama dan alamat tadi.

Nama : <jsp:getProperty property="nama" name="orang"/>
<br>
Alamat : <jsp:getProperty property="alamat" name="orang"/>


<form action="Controller1" method="post">
<input type="text" name="nama">
<br>
<input type="text" name="alamat">
<br>
<input type="submit" value="daftar">
</form>



 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
<%@ page language="java" contentType="text/html; charset=ISO-8859-1"
    pageEncoding="ISO-8859-1"%>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">

<jsp:useBean id="orang" scope="request" class="com.programmergoblog.belajarjavaweb.Model1"></jsp:useBean>

<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=ISO-8859-1">
<title>Insert title here</title>
</head>
<body>
Nama : <jsp:getProperty property="nama" name="orang"/>
<br>
Alamat : <jsp:getProperty property="alamat" name="orang"/>


<form action="Controller1" method="post">
 <input type="text" name="nama">
 <br>
 <input type="text" name="alamat">
 <br>
 <input type="submit" value="daftar">
</form>


</body>
</html>



Sekarang kita kembali pada file controller1 dan menambahkan srcipt didalam doGet.
Skrip ini diperlukan untuk menangani aksi ketika web dikunjungi pertama kali, karena method post yang kita buat sebelumnya tadi tidak terakses pada saat pertama controller kita diakses dari brower.

tambahkan scrip ini didalam method tersebut,


1
2
3
Model1 orang = new Model1();
  request.setAttribute("orang", orang);
  getServletContext().getRequestDispatcher("/view1.jsp").forward(request,response);




kemudian kita bisa menjalankan program dengan klik menu run pilih run, pada jendela yang muncul klik finish.






Sikahkan isi form dan klik daftar untuk melihat hasil program kita tadi.


Sekian tulisan dari programmerGoBlog kali ini, semoga dapat sedikit menjadi pengantar untuk anda yang ingin belajar pemrograman web menggunakan java.
Apabila ada perbedaan pendapat, kritik, serta saran yang membangun ataupun sekedar ingin bertanya dan request tutorial terkait pemrograman, jangan ragu untuk meninggalkan jejak di kolom komentar.
Terimakasih telah berkunjung.



Selasa, 10 November 2015

Pemrograman sebagai kemampuan untuk mempermudah pekerjaan

Tulisan kali ini hanya dibuat untuk catatan penulis apabila dibutuhkan suatu waktu, namun apabila ada yang memerlukan baik untuk belajar maupun sebagai acuan, maka dipersilahkan untuk mengambil, memodifikasi, dan atau menggunakan tulisan ini.

Tulisan programmer goBlog kali ini dilatarbelakangi oleh proses submission e-journal untuk di index di International Scientific Indexing atau ISIIndexing.
Proses awal submission pada isi indexing adalah kita diwajibkan untuk mengisi form submission di websita isiindexing.com untuk selanjutnya submission akan dievaluasi dan apabila disetujui maka akan diindex sementara di website isi.
Beberapa hari setelah mengisi form submission, penulis dihubungi oleh ISI Indexing yang menyatakan bahwa jurnal yang saya ajukan telah diindex sementara dan diwajibkan menyelesaikan proses submission dengan membayar sejumlah biaya.

Pada tahap ini penulis merasa bingung karena tidak menembukan dimana journal yang penulis usulkan di index, karena menggunakan fasilitas search penulis tidak menemukan hasil.

Kemudian terfikir bahwa mungkin memang tidak bisa di cari menggunakan fasilitas search karena proses submission belum selesai. Namun pada halaman ini http://isindexing.com/isi/journals.php penulis melihat banyak juga jurnal yang belum menyelesaikan proses submission namun telah terindex sementara disana. Penulis kemudian mencoba mencari dari halaman ke halaman apakah FIAT JUSTISIA (nama jurnal yang penulis ajukan untuk di index) ada dalam daftar tersebut atau tidak.
Memperhitungkan banyaknya halaman yang harus penulis cek untuk memastikan keberadaan jurnal ini pada index ISI dan dengan koneksi internet yang lumayan menguras kesabaran, akhirnya penulis memutuskan untuk menulis program yang dapat mencari nama FIAT Justisia di index ISI secara otomatis.
Karena pada saat itu penulis tidak sedang berada di komputer yang biasa penulis gunakan untuk coding, akhirnya diputuskan untuk menggunakan bahasa pemrograman seadanya yang kebetulan sempat penulis install di komputer kantor tersebut.

Menggunakan bahasa pemrograman python, akhirnya dibuatlah script program sebagai berikut.



 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
import requests

#########################################################################################
#  Program Untuk Menemukan Apakah FIAT JUSTISIA TELAH DIINDEX OLEH isindexing   #
#  Ditulis Oleh : Jaylani Chalax                                                   #
#  Tanggal : 10/11/205                                                             #
#########################################################################################

page = 0;
limit =50;

while page<=1150:
 p = requests.get("http://isindexing.com/isi/journals.php?page="+str(page)+"&limit=50")
 print str(page)
 if "fiat" in p.content:
  print str(page)
  print "ini Fiat"
  break
 else:
  print "ini bukan fiat"

 print p.status_code
 page = page+limit



Script program ini hanya memiliki satu tugas yaitu, buka halaman listing index milik isi dii http://isindexing.com/isi/journals.php kemudian munculkan 50 hasil dan scan apakah terdapat kata "Fiat" pada halaman tersebut, jika ya maka beritahu kami bahwa di halaman tersebut terdapat kata fiat dan hentikan proses pencarian.
Apabila tidak ditemukan pada halaman tersebut maka beritahu kami bahwa tidak ditemukan kata fiat pada 50 list pertama, lantas lanjutkan ke list 50 sampai 100 dengan menaikkan nilai page dari 0 ditambah limit. page=page+limit

Setelah program dijalankan dan mengakses list ke 400-450 maka program akhirya menemukan journal FIAT JUSTISIA ada dalam daftar tersebut.

Nah begitulah kira kira penjelasan program kecil nan sederhana ini, yang akhirnya memudahkan penulis untuk menemukan journal FIAT JUSTISIA telah terindex sementara oleh isi dan dapat melanjutkan proses submission jurnal ke tahap selanjutnya.


Programmer goBlog akhirnya memutuskan untuk menulis latar belakang serta hasil dari permasalahan sederhana ini dan memasukkannya kedalam blog programmerGoBlog selain sebagai pengingat juga dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa pemrograman dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan perkara yang menyusahkan dan merepotkan dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Akhirkata apabila ada kritik saran dan atau pertnyaan, jangan ragu untuk meninggalkan jejak pada kolom komentar.

Rabu, 03 Juni 2015

Pemrograman itu selalu tentang logika dan langkah langkah logis

Halo sahabar goBlog seantero dunia maya.
Kali ini programmer goBlog kembali dengan sedikit pemikiran yang terlintas dikepala berdasarkan pertanyaan dari salah seorang kawan yang meminta bantuan programmer goBlog dalam memecahkan permasalah dari tugas kuliahnya, tentang VisualBasic dan cristal report, karena menurutnya dia sudah mencoba googling tapi tidak menemukan hassil.
Well, meskipun dalam perjalanan saya tidak pernah belajar tentang VB maupun cristal report namun berbekal satu asumsi bahwa semua bahasa pemrograman adalah tentang logika jadi penuisa menyatakan kesanggupan untuk membantu memecahkan permasalahan tersebut.
Dengan sedikit googling tentunya.
Permasalahanya seperti ini, ketika men-generate report dari program yang dia buat, muncul error yang menyatakan ada sesuatu yang seharunya terisi namun tidak terisi. Saya berasumsi terdapat kesalahan pada koneksi database dengan cristal report, dan teryata salah koneksi cristal report ke database baik baik saja setelah melihat bahwa report preview tergenerate dengan sempurna pada cristal report.
Kemudian saya melihat ke function atau prosedure (terserah sobat memilih sebutan yang mana) yang menangani proses generate report ini.
dalam function ini saya menemukan dua tugas inti yaitu save data ke databse dan print report data yang baru saja tersimpan di database.
Data berhasil tersimpan ke database, namun tidak tergenerate ke reportnya.
Hal ini membuat saya melihat lebih dalam pada tugas generate report. Dan ternyata pada baris program ini terdapat suatu data yang harus dimasukkan, data ini diambil dari form. Sekilas seharusnya tidak ada masalah karena seharusnya data yang diperlukan tersebut ada di form (karena data ini ada ketika melakukan insert ke database).
Namun setelah melihat lebih dalam, ternyata data penting ini diambil langsung dari EditText VB. Seharusnya sekali lagi tidak ada masalah, kemudian saya menyadari sebuah baris diantara kedua tugas inti tadi, saya menduga ini merupakan sebuah fungsi yang entah apa isi dari fungsi ini karena penulis tidak melihat kedalam fungsi ini, akan tetapi saya berasumsi bahwa fungsi ini adalah bertugas untuk mengosongkan form yang ada di program sehinga ketika tiba tugas untuk mencetak report yang juga mengambil data dari EditText pada form tidak mendapat data yang dibutuhkan karena isi form telah dikosongkan.
Nah setelah berfikir bagaimana cara mengatasi hal ini yaitu dengan tidak mengambil data langsung dari EditText melaikan mengambil dari variable yang disiapkan dan diisi dengan data yang ada pada EditText dan menempatkan variable ini sebelum fungsi pengosongan form tadi. jadi walaupun form telah dikosongkan satu data penting ini telah tersimpan di variable.
Disinilah proses gooling memberikan pertolongan, seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya bahwa saya tidak pernah belajat vb jadi tidak tahu aturan bagaimana membuat atau mendeklarasikan maupun memberi isi pada sebuah variabe di vb. Setelah melalui proses googling maka masalah ini pun terselesaikan.

Apa sebenarnya tujuan saya menceritakan kejadian ini? toh tidak akan menyelesaikan permsalahan anda yang mungkin saat ini sedang anda hadapi sehingga anda sampai ke tulisan ini, yang ingin saya tekankan bukanlah studi kasus yang saya alami diatas, melaikan cara dan prosedur penyelesaian permasalahan secara global.
Artinya begini, ketika kita menemui masalah seperti itu dan gooling tidak menemukan pencerahan mungkin permasalahan anda terlalu global dan kurang meruncing, anda harus membagi permasalahan tersebut menjadi se-spesifik mungkin. seperti kasus diatas saya tidak melakukan gooling untuk permasalahan kenapa kristal report nya error, melainkan saya mencoba untuk memecahkan permasalahan hingga permasalahannya tinggal bagaimana membuat variabel di VB, sehingga masalah yang saya cari di google akan sangat spesifik yaitu 'bagaimana cara deklarasi variable di vb' bukan malah 'bagaimana menyelesaikan vb dan cristal report yang error'.
Selain itu saya juga ingin menekankan bahwa pemrograman itu semua tentang logic, gunakan otak kita untuk melihat dan mencoba menyelesaikan alur logika dan memecah permasalahan menjadi beberapa permasalahan yang lebih mengerucut dan spesifik sehingga akan memudahkan kita dalam proses gooling.
Ini juga yang sering saya katakan kepada teman-teman yang sedang belajar pemrograman, kita tidak bisa melakukan gooling tentang bagaimana cara membuat rumah. tetapi kita coba analisa secara logika bagaimana untuk membangun rumah, misalnya : buat pondasi, buat dinding dari susunan batu bata yang direkatkan dengan campuran semen air dan pasir, buat kerangka atap, pasang genteng pada kerangka atap.
Jika kita melakukan googling 'bagaimana cara membuat rumah' maka kita akan mengalami banyak kesulitan karena permasalah yang kita coba pecahkan masih terlalu rumit. akan tetapi jika kita telah membagi permasalahan bagaimana membuat rumah ini menjadi beberapa tahapan atau masalah-masalah yang lebih kecil dan mengerucut, kita bisa mencari penyelesaian permasalahan tersebut satu persatu. Misal kita googling tentang 'bagaimana cara membuat pondasi' nah lebih mengerucut dan simple kan??

Begitulah kurang lebih cara pandang yang harus kita tahu, bahwa pemrograman itu adalah tentang logika, tentang algoritma, tentang langkah langkah logis untuk menyelesaikan suatu permsalahan. ingat jika anda terlalu malas untuk berfikir membagi permasalahan yang besar menjadi beberapa permasalahan-permasalahan kecil yang simple, maka anda akan melihat pemrograman itu sulit dan memusingkan, terlebih anda harus bertanya kepada diri anda sendiri apakah anda telah benar memilih untuk belajar pemrograman?
semoga bermanfaat.

Senin, 16 Maret 2015

Pengertian Object Oriented Programming (OOP)

Object Oriented Programming (OOP)



Mahluk apa sih ini OOP?
Object oriented programming adalah sebuah metode atau pendekatan atau bisa juga kita katakan cara pandang programmer dalam membuat program komputer. Apa pula maksudnya ini.
Banyak sekali pengertian dari object oriented programming ini, namun saya lebih memilih untuk mengartikan object oriented programming ini sebagai sebuah cara pandang atau konsep dalam pemrograman yang memandang segala hal sebagai class dan object. Selain tentu saja tidak mengabaikan segala bentuk kelebihan object oriented programming itu sendiri seperti inheritance, encapsulation, Polimorfism, dan abstraction. Yup kita tidak perlu mengerti apa benda-benda ini terlebih dahulu pada tahap ini, tetapi kita akan membahas terlebih dahulu apa itu class dan apa itu object.

Seperti kebanyakan orang mengatakan class adalah sebuah blue print. Lantas apa maksudnya class sebagai blue print?
Saya akan memberikan sebuah penggambaran goBlog untuk hal satu ini.
Bayangkan anda seorang kontraktor perumahan, dimana anda menjual berbagai tipe rumah entah itu 45 58 dll dll.
Untuk tujuan tersebut anda membuat beberapa rancangan atau gambar untuk rumah tipe 45, nah gambar rancangan ini bisa kita katakan sebagai blue print.
Dari blue print ini kita bisa membuat puluhan bahkan ratusan rumah yang sama berdasarkan rancangan gambar blue print kita tadi ini. Nah gambar itu yang kita sebut blue print, sedangkah rumah yang dibangun berdasarkan rancangan tersebut yang kita namakan object.
Nah selain object dan class ada satu mahluk yang perlu kita ketahui yang berhubungan erat dengan mereka berdua ini. Pada contoh diatas kita memiliki berbagai macam tipe rumah untuk membangun sebuah perumahan, dan tentunya kita memiliki lebih dari satu class atau blue print rumah, bisa tipe 45 bisa tipe 38 dll dll dll. Nah kumpulan dari blue print- blue print ini bisa kita sebut sebagai modul. Jadi mahluk satu ini yang bernama modul bisa kita artikan sebagai kumpulan beberapa class yang saling terhubung untuk membentuk sebuah applikasi, well atau dalam contoh diatas kumpulan beberapa gambar rancangan rumah untuk membentuk suatu perumahan.

Nah kalau sudah sedikit tergambar di otak kita apa itu object apa itu class apa itu modul dan sudah kita mengerti --walaupun sedikit-- tentang bagaimana mahluk mahluk itu saling berkaitan, maka selanjutnya kita akan membahas tentang kelebihan yang ada pada object oriented programming ini.

1. Inheritance
Inhritance adalah sebuah kemampuan untuk memperluas class yang sudah ada. Maksudnya begini katakanlah kita memiliki sebuah rancangan rumah untuk tipe 36 yang memiliki 2 kamar dan satu kamar mandi. Sedang kita ingin membuat tipe rumah yang sama namun memiliki 2 kamar dan 2 kamar mandi. Maka kita bisa menurunkan sifat rancangan yang telah ada tadi untuk menjadi sebuah class baru atau tipe rumah baru. Dalam object orinted programming, class yang menjadi acuan disebut sebagai parent class dan class yang menuruni sifat sifat dari class parent ini disebut sebagai child class. Jadi kesimpulanya adalah inheritance dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menurunkan sifat dari class induk ke class anak.

Contoh lain agar kita lebih mengerti konsep dari inherintance ini adalah sebagai berikut.
Bangkan kita memiliki sebuah class bernama manusia dan kita tahu bahwa sifat atau kemampuan dari manusia adalah seperti berbicara, makan, minum, berjalan, dan memiliki beberapa properti seperti kaki, tangan, nama.
Nah kita akan membuat sebuah class turunan yang akan mempunyai semua sifat dan kemampuan serta atribut dari class manusia ini dengan berbagai penambahan sifat dan kemampuan serta atribut. Katakanlah class anakan ini kita namakan mahasiswa.
Mahaiswa merupakan turunan dari class manusia yang memiliki nama, bisa makan, bisa berjalan, bisa berbicara dan bisa minum, serta memiliki atribut sama seperti manusia tangan kaki dll.
Tetapi dalam kasus ini kita memiliki atribut tambahan selain nama, yaitu NPM dan semester.
Serta seorang mahasiswa ini tidak hanya bisa berbicara, berjalan, makan, minum tetapi juga memiliki kemampuan tambahan misalkan mengerjakan tugas.
Untuk membuat class mahasiswa dengan kemampuan seperti diatas, kita tidak perlu menulis ulang apa yang dimiliki class manusia, tetapi kita tinggal menurunkan sifat sifat dan atribut dari class manusia ke class mahasiswa dengan penambahan sifat dan atribut yang tidak dimiliki oleh class manusia.

2. Encapsulation
Mahluk apa pula ini..
en-capsul-ation, pengartian goBlog nya pengkapsulan. Bayangkan sebuah kapsul ehh atau tabung emm atau kotak nasi deh :D.
Yup seperti kotak nasi, encapsulasi adalah sebuah metode atau konsep untuk membungkus kumpulan property dan kemampuan (behavior) dari sebuah class dan menjaganya untuk tetap menjadi sebuah satu kesatuan yang utuh, lebih dari itu encapsulation bertujuan untuk melindungi hal hal tersebut. Melindungi dari apa? Katakanlah kita memiliki sebuah class yang berisi behavior dan property yang tidak ingin sembarang class dari program kita untuk mengakses datanya, kita bisa menambahkan proteksi atau perlindungan terhadap property dan behavior ini dengan memanfaatkan kemampuan dari object oriented yang kita sebut sebagai encapsulation ini.

3. Polymorphism
Polymorphism dari segi bahasa bisa kita artikan sebagai banyak bentuk. Well, lantas apa hubunganya dengan pemrograman? lebih spesifik lagi apa hubunganya dengan object oriented programming??
Ok bayangkan seperti ini.
Sebuah operasi penjumlahan angka 3 + 4
Secara otomatis program akan mengerti dan menjumlahkan angka ini dan memberikan hasilnya.
Sekarang bayangkan jika angka tadi kita ganti dengan tulisan misal nama+saya
Duh gimana cara menjumlahkan tulisan? well hasilnya bukan dijumlahkan melainkan digabungkan menjadi namasaya. Nah beda kan bentuknya. Lah ini mah di bahasa pemrograman yang bukan object oriented juga bisa kali...
itu tadi tujuanya untuk penggambaran seperti apa sih yang namanya banyak bentuk itu.
Sekarang ingat di penjelasan diatas disebutkan soal inheritance? nah dengan memanfaatkan poplymorphism ini kita bisa merubah sebuah sifat atau kemampuan atau behavior dari class induk dengan metode override, jadi konsepnya kita menurunkan sifat dari parent class tetapi juga merubah sedikit perilakunya ketika pada child class, sehingga hasilnya meskipun class anak atau child ini menuruni sifat bapaknya tetapi dia memiliki kemampuan yang berbeda dari bapaknya.

4.Abstraction
Weh mahluk apa pula ini??? Mahluk gaib maksudnya astral?
Abstraction adalah sebuah penggambaran umum dari object. hah apa kamsudnya?
Begini, ketika saya mengatakan "saya menulis diatas meja"
Anda bisa mengerti dan membayangkan sendiri saya sedang menulis diatas meja. Tetepi meja yang saya gunakan mungkin berbeda dengan apa yang anda bayangkan, apakah mejanya bulat? kotak? kakunya empat? atau kakinya satu di tengah? meja plastik atau meja kayu?
Tidak penting seperti apa bentuk meja yang saya gunakan, yang terpenting anda tahu saya menulis diatas sebuah meja dan saya yakin anda sudah sering melihat berbagai bentuk meja. Nah inti yang ingin saya sampaikan tentang abstraction ini adalah mengambil sebuah intisari berdasarkan esensi tanpa memperdulikan ketidak sesuaian yang tidak berguna, penting meja ngapain berdebat tentang berapa kakinya atau bagaimana bentuknya. Jadi abstraction bisa kita katakan sebagai sebuah penggambaran umum tentang ide dasar tanpa mempertimbangkan sesuatu yang tidak relefan atau tidak penting terhadap ide dasar tersebut.

Tertarik ingin tahu seperti apa pengamplikasian OOP pada pemrograman php? Cek tulisan sebelumnya tentang Object Oriented Programming (oop) di php pada artikel ini.
Oke sobat, itulah tadi sebuah gambaran umum tentang pengertian object oriented programming.

Jika anda sependapat dengan saya atau merasa tercerahkan oleh tulisan ini, jangan ragu untuk berbagi pengetahuan kepada sesama dengan membagikan tulisan ini melalui tombol media sosial dibawah ini.
Dan apabila anda memiliki pemikiran atau penjelasan yang berbeda dengan cara yang saya tuliskan, jangan pernah ragu untuk meninggalkan jejak anda pada kolom komentar dibawah ini.

Sabtu, 14 Maret 2015

object oriented programming atau oop di php



Halo sobat programmer, pernah mendengar istilah OOP atau object oriented programming? Well kalau sudah pernah dengar kita lanjutkan.
Kebanyakan ketika kita mendengar OOP kita akan langsung teringat java atau C++ atau c#. kalau java sudah tidak asing lagi memang, karena mengusung konsep pemrograman berbasis objek atau oop. Nah kalau object oriented programming atau oop di php bagaimana? Bisakah?
Bisa, dan kali pada tulisan kali ini programmer goBlog bakal mengajak anda untuk berkenalan seperti apa bentuk dari oop di php.

Berbicara soal oop kita pasti tidak akan terlepas dari yang namanya class dan object, pada tulisan ini kita akan membahas tentang dua mahluk ini, tentang bagaimana penulisan class oop di php, bagaimana penulisan variable, bagaimana penulisan method (atau jika dalam php kita mengenalnya dengan function).
Pada tulisan ini kita akan membuat sebuah aplikasi bernama TestApp yang akan memiliki dua tiga class yaitu class utama, class manusia, dan class mahasiswa.

Nah langsung saja, kita buat file php dengan nama oop.php

Lalu kita akan deklarasikan nama applikasinya.


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
<?php

$app = new TestApp;
$app->run();

class TestApp{
 function run(){
  $mahasiswaJono = new mahasiswa();
  $mahasiswaJono->setNama("jono");
  $mahasiswaJono->setUmur(30);
  $mahasiswaJono->setSemester(8);

  $mahasiswaJoni = new mahasiswa();
  $mahasiswaJoni->setNama("Joni");
  $mahasiswaJoni->setUmur(24);
  $mahasiswaJoni->setSemester(5);

  echo "Nama Mahasiswa: ".$mahasiswaJono->getNama()."<br>";
  echo "Umur: ".$mahasiswaJono->getUmur()."<br>";
  echo "Semester: ".$mahasiswaJono->getSemester()."<br>";
  echo "---------------------------------<br>";
  
  echo "Nama Mahasiswa: ".$mahasiswaJoni->getNama()."<br>";
  echo "Umur: ".$mahasiswaJoni->getUmur()."<br>";
  echo "Semester: ".$mahasiswaJoni->getSemester()."<br>";

 }
}

class manusia{
 var $nama;
 var $umur;

 function setNama($nama){
  $this->nama = $nama;
 }

 function getNama(){
  return $this->nama;
 }

 function setUmur($umur){
  $this->umur = $umur;
 }

 function getUmur(){
  return $this->umur;
 }
}


class mahasiswa extends manusia{
 var $semester;

 function setSemester($semester){
  $this->semester = $semester;
 }

 function getSemester(){
  return $this->semester;
 }
}
?>


Keseluruhan penjelasan dari contoh aplikasi diatas adalah seperti ini,
Dua baris pertama adalah untuk membuat suatu object dari class TestApp yang merupakan class utama kita, dan menamakanya object $app, pada baris dua kita memanggil method atau fungsi run() untuk dijalankan pertama kali.

Pada class TestApp berisi satu buah method yang bernama run().
Didalam method utama kita ini akan terjadi proses sebagai berikut.
1. Buat object baru bernama $mahasiswaJono yang merupakan instance dari class mahasiswa.
2. Set nama mahasiswa untuk object jono melalui method setNama();
3. Set umur mahasiswa untuk object jono melalui method setUmur();
4. Set semester mahasiswa untuk object jono melalui method setSemester();

Proses yang sama juga terjadi untuk object mahasiswa joni.

Pada class manusia berisi dua variable yaitu $nama yang dideklarasikan dengan var $nama dan variable $umur yang merupakan atribut atribut yang pasti ada pada manusia.
Class ini juga memiliki tingkah atau kelakuan melalui empat method masing masing untuk mengambil dan mengisi nilai untuk variable nama dan umur.

Sedangkan untuk class mahasiswa merupakan class turunan dari class manusia yang memiliki atribut semester serta method setSemester dan getSemester. Karena class mahasiswa merupakan turunan dari class manusia jadi secara otomtis class ini memiliki atribut serta method milik class orang tuanya yaitu class manusia.
Inilah kenapa kita dapat memberikan nilai nama, umur melalui object yang merupakan instance dari class mahasiswa --- $mahasiswaJono->setNama("jono");

Ya begitulah kira-kira gambaran umum tentang bagaimana bentuk dan konsep object oriented programming atau oop di php.

Jika sobat memiliki pertanyaan pertanyaan terkait oop di php jangan ragu untuk meninggalkan pertanyaan tersebut di kolom komentar dibawah ini, saya akan dengan senang hati untuk mencoba menjawab.

Kamis, 12 Maret 2015

Cara membuat sistem login sederhana dengan php

Halo sobat programmer, kembali dengan tulisan-tulisan dari programmer goblog.
Kali ini kita akan belajar cara membuat sistem login sederhana dengan PHP.
Dalam tulisan ini saya mengasumsikan bahwa anda sudah mengerti tentang konsep web server, memahami sedikit tentang html dan php.

Pada tulisan ini kita tidak akan berfokus pada bahasa pemrogramanya, kita akan lebih berfokus pada logika dan cara bekerja sistem ini.
Kita akan membuat empat file php diantaranya index.php yang akan menjadi halaman login utama, kemudian halaman home.php yang merupakan halaman yang hanya dapat diakses ketika user telah berhasil login, login-handler.php yang berfungsi untuk menangani proses login yang terjadi, dan halaman logout.php yang akan menangani proses logout.

Secara keseluruhan proses yang akan terjadi pada sistem login ini adalah sebagai berikut.

1. user mengakses index.php yang akan menampilkan form login
<html>

<head>

 <title></title>



 <style type="text/css">



   #form{ /* #form adalah selector id untuk <div id="form" */

       min-width:200px;  /* lebar minimal */

       max-width:200px; /* lebar maksimal */

       min-height:100px; /* tinggi minimal */

       background:blue; /* warna bg */

       padding:10px; /* jarak batas luar kedalam */

       margin:0 auto; /* jarak atas 0 samping kiri kanan otomatis (bikin ketengah) */

       margin-top:100px; /* kasih jarak keatas */

   }

   input{

       width:100%;

   }

   #btn-login{

       width:auto;

       margin-top:10px;

   }



 </style>







</head>

<body>



<div id="form">

   

    <form action="login-handler.php" method="post">

        <input type="text" name="username" placeholder="username"><br>

        <input type="password" placeholder="password" name="password"><br> 

        <input id="btn-login" type="submit" value="login">

    </form>

   





</body>

</html>



<!--

 keterangan alur

1. masuk ke halaman index.php

2. klik login masuk ke halaman login-handler.php melalui <form action="login-handler.php"

3. di halaman login handler, cek login berhasil atau tidak

------------------------------ -> penjelasan selanjutn ya di halaman login-handler.php

-->


2. user menginput username beserta password pada halaman tersebut

3. sistem akan mengecek apakah username dan password sesuai, jika ya sistem akan menampilkan pesan berhasil beserta link untuk menuju halaman utama.php serta menyimpan data login pada session, jika tidak sistem akan menampilkan pesan error beserta link untuk kembali ke halaman login.

<?php

session_start(); //start session php



 $username=$_POST['username'];  // ambil kiriman dari form login (index.php) dan masukkan ke variable $username



 $password =  $_POST['password']; // ambil kiriman dari -----------sda----------------------- variable $password



  /* ------------------------------------------------------



  Berikut adalah baris kode yang digunakan untuk berinteraksi dengan database.



  --------------------------------------------------------- */

  $dbhost = 'localhost'; //alamat host mysql database

  $dbusername = 'root'; //username untuk mysql database

  $dbpassword = ''; //password untuk mysql database

  $dbdatabasename = 'login'; //nama database yang akan digunakan



  $connection = mysql_connect($dbhost,$dbusername,$dbpassword);

  if(!$connection) {  //periksa apakah koneksi berhasil, jika gagal tampilkan pesan error dan terminate program

   die("koneksi database gagal, periksa setting dan atau mysql server anda");

  }else{//jika koneksi berhasil maka lanjutkan untuk memilih database

   $db = mysql_select_db($dbdatabasename);

   if(!$db){

    die("Database dengan nama $dbdatabasename tidak ditemukan");

   }else{ //jika database ada dan terhubung dengan sukses, lanjutkan ke tahap pemeriksaan username dan password di database.

    $query = mysql_query("select * from user where username='$username' and password='$password' ");

    $jumlahUserDenganUsernameDitemukan=mysql_num_rows($query);

     if($jumlahUserDenganUsernameDitemukan>0){  // username hasil ambil dari database lebih dari 0 artinya login berhasil.

       $_SESSION['username'] = $username; // daftarkan session usrename

      echo "Login berhasil ";            // cetak tulisan login berhasil ke layar

      echo '<a href="home.php">Klik disini untuk menuju halaman utama</a>'; //cetak link untuk menuju halaman utama (home.php)

     }else{  // kalau login gagal

      echo "username atau password salah";    // cetak text ke layar

      echo '<a href="index.php">Login disini</a>';  // cetak link ke index.php agar user login terlebih darhulu.

       

    }

    

   }

  }





 

?>


4. pada halaman home.php proses yang terjadi pertama kali adalah memeriksa apakah user telah login dengan benar atau belum melalui data yang tersimpan di session, jika ya maka halaman utama.php akan tampil, jika tidak maka sistem akan menampilkan pesan yang meminta user untuk login terlebih dahulu serta menampilkan link untuk menuju halaman login.
<?php

session_start(); // daftarkan session di browser



if(isset($_SESSION['username'])){   //cek apakah ada session username  

 echo "Selamat datang ".$_SESSION['username']; // kalau session ada berarti telah login

 echo "<br>"; 

 echo '<a href="logout.php"> Logout</a>';   // cetak link untuk logut (mengarah ke logout.php)

}else{  // kalau tidak ada berarti belum login

 echo "anda harus login  untuk melihat halaman ini "; // beritahu user agar login

 echo '<a href="index.php">Login disini</a>';  //  cetak link ke halaman login (index.php) agar user login terlebih dahulu

}



?>


5. pada saat user melakukan proses logout maka sistem akan menghapus semua data yang ada di session.

<?php
session_start();  

session_destroy();   // destroy session . hapus session username yang telah di register pada saat login berhasil

echo "adnda telah logout dari applikasi";  //  notifi user bahwa telah keluar (logout)
echo "<br>";
echo '<a href="index.php">Klik disini untuk kemabali ke halaman login</a>'; // cetak link untuk user kembali ke halaman logina
?>


Jangan lupa untuk membuat database dengan nama login dengan field "username" dan "password".

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Pages

Kunjungan

Diberdayakan oleh Blogger.